Sunni yang Sunni
Tinjauan Dialog Sunnah-Syi'ah-nya al-Musawi

Mahmud az-Za'by


34. Salamah ibn 'al-Fadh al-Abrasy1

Ia adalah kadi di kota Ray. Ia banyak meriwayatkan hadits mengenai peperangan dari Ibn Ishak. Namun Nasa'i dan Rahawaih mendha'ifkannya. Imam Bukhari berkata: "Salamah memiliki banyak hadits munkar. Kami tidak akan keluar dari kota Ray sebelum membuang haditsnya". Berkata Abu Zara'ah: "Penduduk Ray kurang simpati kepada Salamah, karena buruk pendapatnya dan lalim (perbuatannya). (Abu Zara'ah menunjuk pada mulutnya, suatu isyarat bahwa Salamah pendusta). Menurut Abu Hatim hadits Salamah tak dapat dijadikan hujjah.

Ibn Sa'ad berkata: "Salamah itu tsiqat dan jujur." Turmudzi berkata: "Ishak banyak bercerita tentang dia." Menurut al-Ajri dari Abu Dawud, ia tsiqat. Ibn Khaldun menyebutkan bahwa Imam Ahmad pernah ditanya mengenai dia, lalu ia berkata: "Aku tidak mengetahui (mengenal diri Salamah) kecuali kebaikan." ibn Mu'in berkata: "Salamah al-Abrasy itu bertasyayyu'. Haditsnya dapat ditulis, dan tidak ada pengaruh buruk."

Dari keterangan di atas, nyatalah bahwa-para ulama berbeda pendapat mengenai Salamah al-Abrasy. Sebagian dari mereka memandangnya adil, sementara sebagian lainnya memandangnya tercela. Namun di sini dimenangkan pendapat ulama yang kedua, karena data dan informasinya yang lebih lengkap, serta jumlah mereka lebih banyak pula. Dengan begitu pendapat ulama yang pertama, yang menyatakan Salamah adil, hanya dihubungkan dengan peristiwa Salamah yang bersumber dari Ibn Ishak saja. Wallahu a'lam

Catatan kaki:

1 Al-Mizan, 2/192; at-Tahdzib, 4/153.

Daftar Isi | al-Firdaus.com


Sunni yang Sunni -- Tinjauan Dialog Sunnah-Syi'ahnya al-Musawi oleh Mahmud az-Zaby
Diterjemahkan dari Al-Bayyinat, fi ar-Radd' ala Abatil al-Muraja'at
karangan Mahmud az-Za'bi, (t.p), (t.t). Mahmud az-Za'bi.
Penerjemah: Ahmadi Thaha dan Ilyas Ismail
Penyunting: Ahsin Mohammad
Diterbitkan oleh Penerbit PUSTAKA
Jalan Ganesha 7, Tilp. 84186
Bandung, 40132
Cetakan I : 1410H-1989M